Jalan-jalan di Malioboro, Menikmati Jogja di Tengah Kota

Kalo kita bicara mengenai kota Yogyakarta maka kita tak akan pernah habis dengan berbagai macam bahan pembicaraan.

Banyak destinasi wisata yang dimiliki oleh kota yang satu ini.  Dan uniknya, semua destinasi wisata tersebut sangat menarik dan sayang untuk dilewatkan.

Berbagai mamcam objek wisata tersedia di kota ini. mulai dari wisata sejarah, budaya dan kuliner dan masih banyak lagi jenisnya, dan kesemuanya tidak ada yang mengecewakan kita.

Dari berbagai macam objek wisata yang terkenal di Yogyakarta, kita mengenal beberapa objek wisata yang sudah sangat terkenal. Seperti Kraton, Candi Prambanan, Taman Sari, Benteng Vredenburg, Malioboro, Borobudur, Pantai Parangtritis, Gunung Merapi dan masih banyak lagi.

Benteng-Vredeburg

Setiap obyek wisata membawa keunikan tersendiri. Kali ini pun kita akan membahas mengenai sebuah obyek wisata yang sangat terkenal.

Saking terkenalnya bahkan banyak yang bilang kalo ke Yogyakarta dan tidak berkunjung ke tempat ini maka liburan kita tak akan pernah lengkap.

Sebuah objek wisata yang memiliki sejarah panjang dan sala satu obyek wisata tertua di Yogyakarta. Kali ini kita akan membahas mengenai Malioboro.

Siapa yang tak kenal nama jalan yang satu ini, nama jalan yang sangat terkenal. Bahkan mungkin sama terkenalnya dengan kota Jogja sendiri.

Jalan Malioboro, sebuah jalan lurus yang sebenarnya tak terlalu panjang. Namun, menyimpan sejarah yang amat panjang.

Salah satu jalan tertua di Jogja, jalan yang juga menjadi saksi bisu perkembangan kota ini sejak masa kerajaan jaman dulu.

Malioboro_Street_Jogja

Jalan ini sekarang mulai berbenah banyak perbaikan yang telah dikerjakan oleh pemerintah. Perbaikan yang nampak adalah penghilangan kantong-kantong parkir di trotoar yang selama ini banyak sekali ditemukan.

Penghilangan ini sangat bermanfaat karena kini badan trotoar menjadi lebih lebar dan menjadi lebih cantik setelah ditata ulang oleh pemerintah.

Ikon dari jalan ini adalah banyaknya pedagang kaki lima yang banyak kita temui. Banyak sekali barang dagangan yang ada di jalan ini mulai dari pernak-pernik jogja, hingga makanan dan baju.

Di sekitaran jalan Malioboro, seperti jalan Dagen terdapat banyak hotel di Jogja dimana banyak hotel baru dengan interior yang modern minimalis sehingga menawarkan harga budget tapi dengan design trendy.

Kali ini kita akan bahas beberapa obyek wisata yang ada di daerah malioboro ini, yuk mari.

PASAR BRINGHARJO

Pasar tertua yang ada di kota Jogjakarta, umur dari pasar ini hampir sama dengan umur dari kraton dan jalan malioboro.

Pasar yang memiliki sejarah panjang juga. Di pasar ini kita bisa temui berbagai macam barang mulai dari baju, makanan, mainan, hingga aksesoris.

Pasar Beringharjo Jogja

Di pasar ini yang paling sering menjad buruan adalah batiknya. Banyak sekali penjual yang menjajakan batik-batik jualannya disini.

Namun, kalian harus pintar memilih dan menawar. Mata kalian harus jeli dalam memilih barang pastikan barang yang kalian pilih adalah barang yang bagus.

Kalo kalian lapar tinggal keluar dari pasar ini dan di kiri-kanan pintu masuk akan kalian dapati deretan ibu-ibu penjual nasi pecel dengan berbagai macam lauk yang pasti bikin laper. Jam oprasional dari pasar ini hanya sampa jam 5 sore.

MIROTA BATIK

Kalo kita ingin membeli oleh-oleh di daerah malioboro mungkin kita akan menemukan banyak sekali opsi.

Tapi kalo mau mencari tempat oleh-oleh yang lengkap, terkenal dan banyak sejarah maka lokasi yang satu ini tak bleh dilewatkan.

Mirota Batik, adalah tempat yang pas untk mencari berbagai oleh-oleh yang khas Jogja. Disini selain sebagai tempat penjualan batik sesuai namanya, juga merupakan lokasi penjualan berbagai barang.

mirota-batik-jogja

Disini kita bisa menemukan mulai dari jamu, aromaterapi, patung, hingga sepeda lawas yang di pajang di lokasi ini.

Semua yang di jual d lokasi ini tentu saja sangat aman dan sesuai serta pas untuk digunakan sebagai oleh2.

Mungkin banyak yang tau mengenai lokasi ini tapi tak banyak yang akan tau kalo kata mirota sendiri merupakan sebuah singkatan dari Minuman dan Roti Tawar.

Tempat ini sendiri dimiliki oleh seorang sneiman terkenal Jogja yang bernama Hamzah Hendro Sutikno

TITIK NOL KILOMETER

Salah satu obyek wisata di malioboro yang berada di ujung selatan. Objek ini sendiri buakn berupa bangunan atau tempat makan seperti yang lain.

Lokasi wisata yang satu ini hanya sebuah jalan persimpangan, namun telah menjadi lokasi wisata yang tak dapat dipisahkan dari malioboro.

Titik nol kilometer ini adalah lokasi yang dijadikan acuan untuk menentukan jarak kota-kota di Jogjakarta, mupun kota-kota di luar Jogja. 

LUMPIA SAMIJAYA

Bagi yang suka ngemil dan suka jajanan, maka tempat ini sangat pas bagi kalian. Kalo sedang berjalan-jalan di malioboro sambil liat-liat pernak-pernik disepanjang jalan.

Maka kalo kalian melewati Hotel Mutiara jangan lupa untuk berhenti sejenak. Disitu akan kalian temukan slah satu jajanan aling enak di Jogja Lumpia Samijaya.

Nama samijaya sendiri merupkan nama dari toko handphone yang berada di belakang penjual lumpia. Jajanan yang satu ini merupakan jajanan yang memang sudah lama berada di Jogja.

GUDEG YU DJUM

Makanan yang satu ini pasti sangat familiar dengan kalian. Siapa yang tak kenal dengan gudeg makanan khas dari Jogja.

Salah satu penjual gudeg yang fenomenal adalah Gudeg Yu Djum. Kalo klian sedang di Malioboro jangan lupa untuk mampir di salah satu cabang dari Gudeg Yu Djum.

Cabangnya di maliobor sendiri berada di Jl. Dagen Malioboro, Sosromenduran. Disini kalian bisa memesan gudeg dengan menu yang lengkap. selain itu jika kalian ingin membawa gudeg sebagai oleh-oleh, tempat ini juga melayani pembelian yang akan dibawa oleh-oleh.

gudeg-yu-djum

ANGKRINGAN KR

Salah satu ikon di Jogja selain gudeg adalah nasi kucing. Nah, jika kita berbicara tentang nasi kucing maka tak akan jauh-jauh dari angkringan.

Tempat makan yang satu ini bisa dibilang merupakan tempat makan yang sangat bersahabat dengan is kantong.

Harga makanan di angkringan memang terkenal murah. Disetiap angkringan akan kita temukan bermacam-macam orng dengan berbagai macam back ground mulai dari pelajar, pejabat, hingga tukang becak dll.

Semuanya datang dan menikmati nasi kucing di angkringan. Selain nasi kucing kita juga dapat menikmati kopi joss.

Secangkir kopi hitam yang kemudian diberi arang panas dan mengeluarkan suara unik. Nama nasi kucing sendiri dikarenakan porsi ukuran nasi yang sangat sedikit sehingga hanya pas dberikan kepada kucing .

angkringan KR

Namun jangan melihat hanya dari ukuran saja, karena meskipun kecil, rasa nasi kucing ini sangat enak. Sebungkus nasi kucing sudah termasuk sambel serta lauknya yang bermacam-macam, mulai dari mie goreng, ikan asin, kering tempe dll.

Nah itu tadi beberapa objek wisata yang bisa kita temukan di Malioboro. Mulai dari tempat yang bisa kita jadikan sebagai tempat untuk membeli oleh-oleh hingga tempat yang bisa kita jadikan sebagai tempat untuk lokasi wisata kuliner kita.

Kalau anda tidak mau ribet dengan mencari lokasi wisata satu per satu termasuk juga parkir kendaraan yang bisa dibilang selalu macet tiap weekend, ada baiknya anda cek penawaran paket wisata Jogja yang dibuat oleh tour operator lokal yang resmi dan terpercaya.

Malioboro adalah sebuah jalan yang sangat lengkap dengan segala isinya. Jalan yang bisa dibilang mewakili Jogja meskipun hanya sebagian kecil.

Referensi

Keunikan Malioboro Jogja

Menyusuri daerah Malioboro

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *